PASAR DI SURGA (RELIGION)

PASAR DI SURGA

Pasar merupakan surganya belanja bagi seluruh umat manusia entah itu jenis pasar apapun dan di mana pun. Tempat yang dapat dikunjungi oleh berbagai usia dan tempat terjadinya transaksi jual beli. Namun, bagaimana dengan pasar di surga?? Apakah ada transaksi jual beli layaknya pasar di dunia?? Dan barang - barang apakah yang terdapat di pasar surga?? Berikut penjelasannya. 

Hadist mengenai pasar di surga :
Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,
إِنَّ فِى الْجَنَّةِ لَسُوقًا يَأْتُونَهَا كُلَّ جُمُعَةٍ فَتَهُبُّ رِيحُ الشَّمَالِ فَتَحْثُو فِي وُجُوهِهِمْ وَثِيَابِهِمْ فَيَزْدَادُونَ حُسْنًا وَجَمَالاً فَيَرْجِعُونَ إِلَى أَهْلِيهِمْ وَقَدِ ازْدَادُوا حُسْنًا وَجَمَالاً فَيَقُولُ لَهُمْ أَهْلُوهُمْ: وَاللهِ، لَقَدِ ازْدَدْتُمْ بَعْدَنَا حُسْنًا وَجَمَالاً. فَيَقُولُونَ: وَأَنْتُمْ وَاللهِ، لَقَدِ ازْدَدْتُمْ بَعْدَنَا حُسْنًا وَجَمَالاً
Sungguh di surga ada pasar yang didatangi penghuni surga setiap Jumat. Bertiuplah angin dari utara mengenai wajah dan pakaian mereka hingga mereka semakin indah dan tampan. Mereka pulang ke istri-istri mereka dalam keadaan telah bertambah indah dan tampan. Keluarga mereka berkata, ‘Demi Allah, engkau semakin bertambah indah dan tampan.’ Mereka pun berkata, ‘Kalian pun semakin bertambah indah dan cantik’” (HR. Muslim no. 7324)
 
Di surga nanti, terdapat pasar yang diperuntukan bagi para penduduk atau penghuni surga. Dimana, pasar tersebut hanya dibuka tiap hari jumat saja. Disanalah tempat berkumpulnya para mukmin, bertemu dengan kerabat – kerabat dekat, untuk menyapa juga menanyakan kabar mereka, sharing, bercanda riang, bercerita mengenai kehidupan semenjak di dunia, terlebih lagi yang sudah lama tak bertemu, di pasar surga lah mereka menikmatinya. Dan tentu saja barang – barang yang terdapat di dalamnya dapat diperoleh secara gratis dan semaunya. Sungguh Allah memberi kenikmatan yang luar biasa bagi ahli surga.

Pasar di surga hanya dikhususkan bagi kaum laki – laki?? Mengapa demikian??

Syaikh Abdullah Al Faqih menyatakan,
فظاهر هذا الحديث أن الذين يذهبون إلى السوق هم الرجال وحدهم دون النساء. وذلك لأن الحديث ذكر أنهم يرجعون من السوق إلى أهليهم، يعني زوجاتهم، فدل رجوعهم إليهن على أنهن لم يكن يرافقنهم
“Dzahir hadits menunjukkan bahwa yang pergi ke pasar surga hanya kaum laki-laki tanpa wanita. Dalam hadits disebutkan, mereka kembali kepada keluarga mereka dari pasar yaitu istri-istri mereka. Kembalinya laki-laki kepada istri mereka menunjukkan jika istri mereka tidak ikut ke pasar surga.”

Akan tetapi, para wanita tak perlu kecewa seandainya pendapat ini benar. Karena berkumpul dan keluarnya penduduk surga tidak hanya di pasar surga saja. Akan tetap mereka saling mengunjungi di rumah dan saling bertemu. Dijelaskan dalam Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah,

ولم يكن لقاء بعضهم لبعض في سوق الجنة فحسب ، بل يتزاورون في المنازل ، وفي مخير المنازل من مرافق ، تحت الأشجار ، وعلى شواطئ الأنهار ، وفي جميع المنتزهات المختلفة ، متى شاءوا من الأوقات التي تتناسب معهم ويرتاحون لها بل ويرغبونها
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال : إن أهل الجنة ليتزاورون فيها
إنها الزيارات الممتعة ، والحياة السعيدة ، والأنس الذي لا ينقطع ، واللذة المستمرة

“tidaklah pertemuan penduduk surga hanya di pasar saja akan tetapi mereka saling mengunjungi di rumah (kerajaan) mereka, Di rumah (kerajaan) siapa saja terserah mereka. Bisa bertemu di bawah pohon, di pinggir sungai dan di semua tempat rekreasi yang bermacam-macam. Kapan saja mereka ingin jika waktunya sesuai, mereka menikmatinya dan menginginkannya”.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah bersabda, “sesungguhnya penduduk surga saling mengunjungi”. Inilah saling mengunjungi yang memuaskan, kehidupan bahagia, hubungan sosial yang tidak putus dan kelezatan yang terus-menerus. Subhanallah...

Komentar