Waktu itu selepas dari kamar mandi, aku melihat adek perempuan ku berusia krg lebih 8 tahun tengah menikmati biskuit coklat. Aku mencomot sebagian biskuit dari bungkusnya, sontak dia seperti bayi yang direbut mainannya hahaha. Wajah manyun pun tak luput juga darinya.
"Maaa...mbak nica nakaaalll" adunya.
"kan cuma minta satu dek"
"huwaaaaa" rengeknya
" klo sama kakakny harus berbagi dong, jelek ah klo gitu" ucap mama pada adek.
"iyaa..kmu ga boleh gtu dek, mau masuk surga atu neraka?? klo disurga kan enak...jajannya buanyaak bgt" sambungku masih mengunyah makanan.
"ada rumah hello kitty??"
"adaa" nampak adekku mulai merelakan biskuitnya.
"rumah berbi??"
"oh adaaa"
"permen permen??"
"ada juga. pokokny semuuaaa yang adek mauu, bisa di dapat ^^9. tapi klo adek masih nakal ya ga jadi :p -_-"
"aaaaaaaaa" bengongnya.
Lantas aku mengajak adek keluar rumah.
"coba dek kamu liat awannya" tunjukku ke atas.
"napa mba??"
"surganya tuh ada disana...diatas atas atasnya lagi sampe nglewati langit ke 7"
"langit ke 7 tuh apa??"
"jauh pokoknya. Di surga, klo adek mau berenang di awan yg kyk kapas ituu, juga bisa loh."
Adekku mulai membayangkan ucapanku.
"jadii adek mau masuk surga??"
"mauuu" ia berucap namun tak bersuara. Lalu mengangguk dengan wajah polosnya.
"pinter" aku mengacak kasar rambutnya :)
"Maaa...mbak nica nakaaalll" adunya.
"kan cuma minta satu dek"
"huwaaaaa" rengeknya
" klo sama kakakny harus berbagi dong, jelek ah klo gitu" ucap mama pada adek.
"iyaa..kmu ga boleh gtu dek, mau masuk surga atu neraka?? klo disurga kan enak...jajannya buanyaak bgt" sambungku masih mengunyah makanan.
"ada rumah hello kitty??"
"adaa" nampak adekku mulai merelakan biskuitnya.
"rumah berbi??"
"oh adaaa"
"permen permen??"
"ada juga. pokokny semuuaaa yang adek mauu, bisa di dapat ^^9. tapi klo adek masih nakal ya ga jadi :p -_-"
"aaaaaaaaa" bengongnya.
Lantas aku mengajak adek keluar rumah.
"coba dek kamu liat awannya" tunjukku ke atas.
"napa mba??"
"surganya tuh ada disana...diatas atas atasnya lagi sampe nglewati langit ke 7"
"langit ke 7 tuh apa??"
"jauh pokoknya. Di surga, klo adek mau berenang di awan yg kyk kapas ituu, juga bisa loh."
Adekku mulai membayangkan ucapanku.
"jadii adek mau masuk surga??"
"mauuu" ia berucap namun tak bersuara. Lalu mengangguk dengan wajah polosnya.
"pinter" aku mengacak kasar rambutnya :)
Komentar
Posting Komentar